TOUNA – Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tojo Una-Una melaksanakan kegiatan Polisi Penolong di Pelabuhan Uesampole, Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program unggulan Kabaharkam Polri untuk meningkatkan kehadiran dan pelayanan kepolisian di tengah masyarakat, khususnya warga pesisir dan pengguna jasa pelabuhan.
Kasat Polairud Polres Touna IPTU Kadek Agung Andiana Putra, S.H., mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pertolongan serta mempercepat respons terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah pesisir dan perairan.
“Melalui program Polisi Penolong, personel hadir secara langsung membantu masyarakat, termasuk nelayan dan buruh pelabuhan yang membutuhkan bantuan dalam aktivitas menaikkan maupun menurunkan barang dari kapal,” ujar IPTU Kadek Agung.
Dalam kegiatan tersebut, personel menyambangi warga pesisir dan nelayan sekaligus menyampaikan sejumlah imbauan keamanan dan keselamatan. Nelayan diminta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di lingkungan tempat tinggal serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut.
Personel juga mengingatkan para nelayan agar selalu memastikan peralatan keselamatan tersedia dan layak digunakan sebelum melakukan aktivitas di laut.
Selain aspek keselamatan, masyarakat pesisir turut diimbau menjaga kebersihan laut dan kawasan pesisir dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Untuk menjaga kelestarian ekosistem laut, kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penangkapan ikan secara ilegal maupun menggunakan cara-cara yang merusak, seperti pengeboman, penggunaan racun, dan alat tangkap yang berdampak buruk terhadap lingkungan,” jelasnya.
IPTU Kadek Agung menambahkan, personel juga menyampaikan informasi layanan Call Center Kepolisian 110 kepada masyarakat. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan pengaduan terkait gangguan kamtibmas maupun kebutuhan pelayanan kepolisian apabila masyarakat terkendala mendatangi kantor polisi terdekat.
Kegiatan yang melibatkan Aipda Ahmad Mulhakam, Bripka Febio Frangky Sualang dan Bripda Martin Hernandes Samad tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Menurut IPTU Kadek Agung, intensitas kehadiran personel di tengah masyarakat pesisir diharapkan dapat menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat komunikasi dan kemitraan antara Polri dengan warga.
“Kehadiran personel di wilayah pesisir diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat serta memperkuat kemitraan dan komunikasi dalam menjaga situasi kamtibmas,” pungkasnya.


