TOUNA – Kepolisian Sektor (Polsek) Ulubongka terus berkomitmen mengawal program ketahanan pangan nasional di wilayah hukumnya. Hal ini ditegaskan melalui peninjauan langsung lahan jagung seluas 10 hektar di Desa Borneang, Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una-Una, pada Selasa (31/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Ulubongka, IPTU Muhajir Wonti, melalui Kanit Binmas Aipda Munib, memantau langsung proses pemupukan pertama pada tanaman jagung di lahan milik Bapak Suliyanto. Tanaman yang mulai tumbuh ini sebelumnya telah ditanam secara serentak pada pertengahan Maret lalu.
Dalam keterangannya, IPTU Muhajir Wonti menjelaskan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman berjalan optimal sesuai target.
“Hari ini kami fokus melakukan pengecekan lahan sekaligus mengawal proses pemupukan pertama. Jagung yang ditanam pada 13 Maret 2026 di lahan seluas 10 hektar ini merupakan bagian dari upaya kita meningkatkan produktivitas komoditas pangan lokal,” ujar Kapolsek.
Ia merincikan bahwa dalam tahap pemupukan awal ini, petani menggunakan campuran pupuk Urea dan Phonska sebanyak 30 karung atau setara dengan 1,5 ton. Penggunaan bibit sebanyak 100 kg di lahan tersebut diharapkan mampu menghasilkan panen yang melimpah jika dirawat dengan teknik yang tepat.
Selain aspek teknis, IPTU Muhajir Wonti juga memberikan pesan edukatif kepada masyarakat setempat. Ia mengajak seluruh warga untuk berperan aktif dalam menyukseskan program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.
“Kami mengimbau warga untuk terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan produktivitas jagung. Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan stok, tapi juga tentang kesejahteraan para petani kita di desa-desa,” tutupnya.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 WITA tersebut berjalan lancar dan mendapat respon positif dari pemilik lahan serta warga sekitar yang berharap pendampingan kepolisian ini dapat memotivasi semangat bertani di Kecamatan Ulubongka.

